Akidah Akhlak Kurikulum Diknas Kurikulum Sekolah Sunnah Kurikulum Skeolah Sunnah Pendidikan Islam Penerbit Luqmanul Hakim Sekolah Sunnah Tashfiyah Tarbiyah

Kurikulum Sekolah Sunnah: Integrasi Kurikulum Diknas dan Nilai-Nilai Salafush Shalih

Kurikulum Sekolah Sunnah: Integrasi Kurikulum Diknas dan Nilai-Nilai Salafush Shalih

Pendidikan adalah amanah besar untuk membentuk karakter generasi kaum muslimin. Di tengah tantangan zaman, Sekolah Sunnah hadir dengan pendekatan khas: mengikuti aturan pemerintah (Diknas) dengan integrasi nilai-nilai islam yang mulia..

Bagaimana sinergi ini diterapkan? Berikut adalah pilar utama pendidikan sekolah islam:

1. Integrasi Kurikulum Diknas sebagai Wujud Taat Aturan

Sebagai bentuk ketaatan kepada pemerintah dalam hal yang ma’ruf, tetap mengadopsi Kurikulum Diknas. Hal ini memastikan peserta didik mendapatkan:

  • Legalitas Akademik: Pengakuan administratif yang resmi untuk jenjang pendidikan selanjutnya.

  • Standar Nasional: Kompetensi dasar yang diakui secara luas di Indonesia.

  • Adab Bernegara: Memberikan teladan nyata bagi peserta didik tentang pentingnya mengikuti aturan pemerintah yang tidak menyelisihi syariat.

2. Prinsip Utama: Tashfiyah dan Tarbiyah

Landasan pendidikan islam berakar pada dua prinsip utama:

  • Tashfiyah (Pemurnian): Memastikan ilmu yang disampaikan autentik, bersih dari syirik, bid’ah, dan pemikiran yang menyimpang.

  • Tarbiyah (Pendidikan): Mendidik secara bertahap (tadrij) agar mencintai Allah dan Rasul-Nya di setiap lini pembelajaran.

3. Akidah dan Akhlakul Karimah sebagai Fondasi

Akidah adalah jantung dan Akhlak adalah buahnya. Kecerdasan intelektual tanpa akidah yang sahih akan rapuh. Nilai-nilai ini diintegrasikan dalam setiap mata pelajaran, bukan hanya pada jam pelajaran agama saja.

4. Tenaga Pendidik yang Kompeten dan Ber-Uswah

Kurikulum yang baik membutuhkan penggerak yang tepat. Memilih pengajar dengan kriteria ketat:

  • Memiliki pemahaman agama yang lurus sesuai pemahaman Salafush Shalih.

  • Ahli di bidang studinya (baik materi umum maupun agama).

  • Menjadi Uswah Hasanah (teladan baik) dalam adab, cara berpakaian, hingga ibadah sehari-hari.

5. Literasi Terintegrasi: Penggunaan Buku yang Tepat

Buku Kurikulum Merdeka SDIT


Sekolah Islam mengemban amanah pendidikan yang besar, salah satunya adalah sikap selektif dalam memilih literasi. Saat ini, buku mata pelajaran umum yang selaras dengan nilai-nilai Islam—khususnya yang mengadaptasi Kurikulum Merdeka terbaru—masih sangat terbatas. Di antara sedikit pilihan yang berkualitas, buku-buku dari Penerbit Luqmanulhakim hadir sebagai solusi tepat untuk menjaga pemahaman peserta didik tetap di atas nilai-nilai islam yang mulia, insyaAllah.

Keunggulan literasi terintegrasi ini:

  • Materi Umum terintegrasi dengan Nilai-Nilai Islam: Pelajaran IPA, Matematika, dan Bahasa disampaikan dengan integrasi Aqidah dan akhlakul karimah dan desain yang menarik dan tetap mengikuti aturan syariat..

  • Tadabbur Alam: Mengajak peserta didik melihat fenomena alam sebagai bukti keagungan Allah Sang Pencipta, bukan sekadar teori kebetulan.

  • Visual Syar'i: Ilustrasi buku yang menjaga adab-adab Islam.


"Pendidikan adalah tanggung jawab yang akan dimintai pertanggungjawabannya di hadapan Allah. Menyekolahkan anak di lingkungan yang menjaga Al-Qur'an dan Sunnah adalah investasi akhirat yang tak ternilai."


Semoga Allah Ta'ala memberikan kita semua kemudahan dan keberkahan dalam Membentuk Generasi Rabbani yang cerdas, berwawasan luas, teguh dalam akidah, dan mulia dalam akhlak.

Penulis di Penerbit Buku-buku Pendidikan Islam Berkualitas

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *